T i t o g r a p h y

Ikon

Jejak Jemari Digital di Atas Kanvas Titography

Budaya Antri ala Indonesia

Hari ini aku dalam perjalanan menuju Jakarta utk urusan bisnis. Lagi-lagi, kudapati hal yg “khas” Indonesia. Gak wong cilik, gak wong gede… Gak wong mlarat, gak wong sugih. Sami mawon.

Check in

Saat antri check-in di Juanda Air Port, seperti biasa saya berdiri di balakang garis kuning – tanda batas orang dalam antrian terdepan. Tiba2 seseorang ikut antri di belakangku nanya:

“Pak mau check-in?”.

“Ya” jawabku.

“Maju aja Pak deket situ” (maksudnya dekat, nempel yg sedang dilayani petugas). “Ada garisnya, Pak” balasku.

Ini sengaja aku lakukan karena di air port luar negeri orang pada “malu” melintas garis tsb sebelum waktunya, tanpa perlu diperingati petugas dulu. Mestinya memang begitu.

Orang tadi sempat menggerutu. Aku sih cuek bebek aja.

Pelajaran baiknya, mulailah dari diri sendiri utk membiasakan hal yg semestinya. Ajak orang2 terdekat untuk menjadikannya budaya. Memang sangat langka di Indonesia, tapi justru itulah yg membuat Indonesia sulit dewasa. Menjadi bangsa yg penuh problem dengan budaya salah kaprah. Negara lain sudah pada mikir inovasi baru, di sini masih banyak yg ngantri beras jatah, n’rombol lagi. Ugh! Belum lagi yg minta2 sumbangan, menyatakan dirinya kelompok miskin, tapi ironisnya, sambil kirim2 SMS. Oalah…

Iklan

Filed under: Kehidupan,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

April 2008
S S R K J S M
« Feb   Mei »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  

Top Rating

Klik tertinggi

  • Tidak ada

TitoTweets

Kesalahan: Twitter tidak merespons. Tunggulah beberapa menit dan perbarui halaman.

%d blogger menyukai ini: