T i t o g r a p h y

Ikon

Jejak Jemari Digital di Atas Kanvas Titography

Seminar Dahsyat! Financial Revolusion by Tung Desem Waringin

TDW - Financial Revo

Ini adalah untuk ke-3 kalinya saya mengikuti seminar Tung Desem Waringin – TDW dengan title: Financial Revolusion di JITEC M2Square Jakarta. Dua seminar sebelumnya pada 2006 saya hadiri di Malang, satu dengan judul yg sama dan yang lain sesuai buku yg akan terbit Juli 2008 mendatang yaitu Marketing Revolusion. Berbeda dengan sebelumnya yg hanya sehari (3-5jam) maka kali ini 3 hari penuh sejak 9 pagi hingga 11 malam, 4-6 April 2008.

Apa yg dibicarakan di sana?

Seperti biasa, dengan ilmu guncang bumi yg dahsyat! Audience diajak larut penuh energi motivasi. Yg berbeda kali ini, adalah penegasan yg berkali-kali dilakukan dengan kedua telapak tangan di dada (heart) “janji/sumpah pemikiran triliuner saya” diakhiri dengan telapak tangan memegang kepala untuk meresapi.

Kata salah satu guru TDW: Kiyosaki, orang yg sibuk adalah orang yg PALING malas sedunia. Lho kok? Sibuk identik dengan zona nyaman. Sudah saatnya kita harus ”Stop & Thing!” Ambil sesuatu yg berbeda.

Nah loh, yg merasa tersindir seperti saya berarti belum kaya ya? Ga papa, kita sama-sama belajar. Yang penting impian menjadi kaya itu harus ada. Nyata. Bahwa kita sedang menuju kaya. Sudah kaya. Sungguh kaya!

Dalam seminar ini ada >100 kuisioner/angket, yg intinya untuk mengubah “Blue Print” (sepertinya didapat dari gurunya yang lain – Anthony Robin), mindset yg mungkin telah tertanam dalam di otak kita. Hal ini yang membedakan antara pola pikir orang miskin dan kaya.

Coba Anda cermati beberapa ungkapan berikut, dan jawablah sejujurnya dalam hati Anda benar-tidaknya.

  1. “Uang adalah akar dari segala kejahatan”
  2. “Orang kaya sering kali hidupnya tidak bahagia”
  3. “Secara jujur, saya tidak berbakat untuk menjadi orang kaya”
  4. “Saya terlalu repot, saya tidak punya waktu, energi, uang untuk belajar investasi”
  5. “Saya tidak suka berjualan”
  6. “Saya terlalu muda untuk menjadi kaya”
  7. “Saya terlalu tua untuk menjadi kaya”
  8. “Saya berpendidikan rendah maka susah kaya”
  9. “Saya lebih senang gaji besar komisi kecil daripada komisi besar gaji kecil”
  10. “Sungguh tidak layak jika saya kaya dan orang lain miskin”
  11. “Aman secara keuangan datang dari pekerjaan yang baik dan bayaran yang rutin”
  12. “Harus bekerja keras baru bisa kaya”
  13. “Investasi di properti hanya untuk orang-orang kaya”
  14. “Untuk punya bisnis sukses perlu bakat”
  15. “Wanita lebih susah menjadi kaya”
  16. “Yang paling penting dalam hidup adalah bahagia, sehat dan penuh cinta. Uang tidak penting”
  17. “Kalau Anda lahir miskin, kesempatan untuk jadi kaya sangat kecil”
  18. “Tidak ada gunanya semakin kaya, makin kaya makin besar pajaknya”
  19. “Lebih baik miskin bahagia, dari pada kaya tidak bahagia”
  20. “Lebih baik miskin panjang umur, dari pada kaya mati muda”
  21. “Kalau saya bawa uang berapapun maka saya akan boros”

Jika ada di antara Anda menjawab “BENAR” atau cenderung benar, maka waspadalah, mungkin Anda saat ini (paling tidak) belum menjadi bagian dari orang kaya.

Benar nggak?

Mari kita ulas satu-persatu:

  1. Justru tidak punya uang, adalah akar dari segala kejahatan.
  2. Orang kaya tidak bahagia itu orang BODOH, pasti ada yang salah.
  3. Ini bagian dari “Mental Block”, kaya tidak ada hubungannya dengan bakat, melainkan kemauan, dreaming, lebih pas lagi: RBDSAP ( Reason, Belief, Drean, Strategy, Action & Pray)
  4. Kata guru Kiyosai, orang yg repot dan terlalu sibuk adalah orang yg bodoh. Kalo saja dia mau mencermati cara cerdas, dia bisa menggunakan sedikit watunya untuk mendapatkan yg jauh lebih banyak dan terus-menerus (passive income)
  5. Justru Muhammad Rasullulah adalah saudagar besar di jamannya, tidak lain adalah dengan jualan. Jangan juga malu & putus asa juka ditolak. Terus aja menawarkan, sekali diterima… bisa bumi & langit hasilnya.
  6. Mental block
  7. Mental block
  8. Mental block
  9. Ini bedanya kalo punya mindset orang gajian (tangan di bawah – TDB) vs orang bisnis (tangan di atas – TDA)
  10. Kaya dan miskin hanyalah sebuah pilihan. Anda pilih yang mana, mereka pilih mana?
  11. Mindset orang gajian lagi. Kalau di-PHK? Pernahkan Anda berpikir bahwa mestinya Anda yang menjadi pemilik perusahaannya”
  12. Yang benar bekerja CERDAS bukan bekerja keras.
  13. Saya punya sahabat guru muda James Sastrowijoyo (see testimoni @ pic), yang memulai investasi properti dengan modal dengkul (katanya). Saat ini assetnya sudah mencapai >60M.
  14. Yang penting selalu belajar dan action dalam mencapai titik sukses.
  15. Pria-wanita, laki-perempuan, tua-muda… sama saja.
  16. Kalo uang tidak penting, coba deh buktikan. Yang benar adalah dengan banyak uang (kaya) semua yg disebutkan itu akan menjadi lebih berarti.
  17. Survey membuktikan bahwa orang kaya 80% memulai dari 0 (NOL) sisanya (20%) keturunan kaya.
  18. Mestinya bangga dong bisa membayar pajak paling banyak.
  19. Kenapa bukan kaya dan bahagia?
  20. Kenapa bukan kaya dan panjang umur? Jadi kaya dan dermawan, sering malah didoakan banyak orang akan kesehatan dan kebahagiaan dunia akherat.
  21. Dengan bawa uang berapapun (banyak) maka peluang lebih mudah ditangkap.

James Property Testimonial The REASON to be Rich

Sebagian ungkapan-ungkapan tersebut juga ada dalam buku Financial Revolution. Buku itu menjadi best seller di hari pertama diluncurkan. Lho kok bisa? Konon buku tsb diborong sendiri, saya lupa cerita detailnya. Yang lebih menghebohkan saya adalah buku Marketing Revolusion yang baru akan terbit 1 Juli nanti, sampai seminar “gratis”nya yang dihadiri 6-8 ribuan ini berarti sudah berapa buku yang di-inden? Artinya kemungkinan besar record best sellernya akan dipecahkan sendiri menjadi puluhan ribu terjual di hari pertama.

Angkat topi deh buat ide2 brilian Pak Tung. TDW memang DAHSYAT!

Oh, iya… satu hal yang perlu dicatat dan sekaligus sebagai pesan buat yang duduk di pemerintahan, bahwa perlu diingat: “jangan menjual angsa yang bertelur emas”.

Juallah telur emas yang mahal sebagian, sebagian lagi ditetaskan sebagai generasi penerus yang akan menggantikan angsa yang tidak produktif lagi (tidak bisa bertelur lagi).

Hal ini juga berlaku untuk kehidupan dalam keluarga maupun bernegara.

Mestinya, jangan menjual asset negara seperti saham indosat, telkom dan lain sebagainya yang “bertelur emas” (yang jelas-jelas berpeluang/potensi menghasilkan laba) dengan dalih untuk menutup utang. Tapi berdayakan asset2 tersebut sehingga labanya (saja) dapat digunakan untuk membayar hutang.

Parahnya jika berhutang lagi untuk kebutuhan konsumtif yang tidak mungkin menghasilkan apa-apa kecuali utang yang semakin menumpuk hingga bunganya saja berat dan makin tak terbayar.

Susah memang kalau orang-orang pemerintahan dan wakil rakyat masih bermental dan mindset orang gajian, mereka selalu mencari jabatan demi gaji. Kalo gajinya kurang sedikit saja langsung ramai sampai headline koran pada sesak penuh berita murahan, menutupi isu yang lebih penting. Dan kalau sudah digaji lalu tidur pulas dalam ruang sidang. Ahh, seandainya para pemegang kekuasaan adalah orang2 dermawan yang sudah kaya (mempunyai passive income atau bahkan massive income) tentunya dia tidak perlu memikirkan dapur pribadi, seluruh ilmu, tenaga dan waktunya hanya untuk kemajuan bangsa dan kesejahteraan rakyatnya. Hmmm… Republik Impian (bukan Republik Mimpi – Red)

Mohon kejujurannya, bagi Anda yang aktif dalam partai, pejabat pemerintahan, wakil rakyat dan sejenisnya, kalau niatan menjadikan wadah tersebut cuma sebagai lahan cari uang mending mundur dari sekarang. Keterpurukan bangsa ini adalah tanggung jawab utama Anda yang duduk di kursi panas. Cuci otak dulu, ubah mindset, jadikan diri Anda kaya dulu, baru jika masih ada idealisme tinggi, niat ingsun, ihlas memberikan yang terbaik dari Anda untuk memajukan & membangun bangsa dari keterpurukan, silakan mencalonkan lagi. Jangan terbalik, bukan jadi kaya setelah dapat jabatan, tapi mendapat jabatan dalam status sudah kaya. Insyaallah banyak rakyat yang akan mendukung Anda, paling tidak saya pribadi.

Iklan

Filed under: TDA Community,

6 Responses

  1. ame268 berkata:

    Maut, maut.. minta ditularin ilmunya boleh?

  2. erween berkata:

    ampun….ni yang pengen gw belajarin

  3. seminar Tung Desem Waringin memang dahsyat, semoga kedahsyatannya bisa melekat terus pada pesertanya.

  4. fuadhanif berkata:

    Oke, sepakat! Kita harus kaya!!!

  5. eiric berkata:

    Maju Terus Pak Tung ^^

    omong2 pak Tung akan mengadakan seminar life revolution loh,

    Seminar Life Revolution

    Semoga bisa membantu ^^

  6. eiric berkata:

    maap linknya salah, yang bener

    Seminar Life Revolution

    Semoga membantu ^^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

April 2008
S S R K J S M
« Feb   Mei »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  

Top Rating

Klik tertinggi

  • Tidak ada

TitoTweets

Kesalahan: Twitter tidak merespons. Tunggulah beberapa menit dan perbarui halaman.

%d blogger menyukai ini: